Perusahaan

Memahami Anggaran Dasar Perseroan Terbatas dan Syarat Pengajuannya

Setiap perusahaan, termasuk Perseroan Terbatas, wajib memiliki anggaran dasar yang mencantumkan banyak hal. Dalam hal ini, anggaran dasar Perseroan Terbatas memuat semua hal yang berkaitan dengan hak dan kewajiban, serta aturan main dari setiap pihak yang masih berkaitan. Menurut Pada Pasal 15 UUPT, anggaran dasar PT termasuk dari Akta pendirian yang mencantumkan nama perusahaan, pengurus badan, dan juga pemegang saham.

Sebagai badan hukum, perseroan terbatas (PT) tidak dapat dilihat kasat mata seperti halnya aset kantor berupa gedung, karyawan dan juga fasilitasnya. Namun demikian, tetap bisa dilihat dengan cara menerawang anggaran dasar yang telah dibuat. Intinya, perseroan terbatas yang telah didirikan harus tunduk terhadap aturan yang telah dibuat, tentunya selain tunduk kepada Undang-undang yang berlaku.

Baca Juga : 7 Strategi Penjualan Online untuk Pemula

Mengingat akan pentingnya Anggaran tersebut, setiap perusahaan harus berhati-hati dan teliti dalam membuatnya. Penting untuk diingat, anggaran dasar tidak boleh memuat penerimaan bunga atas pemegang saham, dan juga ketentuan pemberian manfaat pribadi terhadap pendiri dan juga pihak lain yang berkaitan.

Syarat Anggaran Dasar Perseroan Terbatas

Adapun syarat yang harus dipenuhi dalam pembuatan anggaran dasar perseroan terbatas menurut UU tentang PT No 40 Tahun 2007, diantaranya yaitu!

Nama dan Tempat Kedudukan PT

Tidak perlu dijelaskan dalam hal tempat kedudukan atau lokasi PT beroperasi. Namun dalam penggunaan nama tidak boleh asal, ada persyaratan yang harus dipenuhi agar pengajuan diterima.

  • Belum dipakai secara sah oleh pihak lain.
  • Penulisan dengan huruf latin.
  • Tidak bertentangan dengan hal yang berkaitan dengan asusila atau pelanggaran hukum.
  • Tidak boleh sama atau mirip dengan instansi pemerintah maupun negara, kecuali sudah mendapatkan izin yang tercantum.
  • Dilarang menggunakan angka saja, dan harus membentuk suatu kata.
  • Diharapkan sesuai dengan maksud dan tujuan pendirian PT.

Maksud dan Tujuan dari Pendirian PT

Pembuatan anggaran dasar harus mencantumkan maksud dan tujuan dari pendirian perseroan terbatas. Kegiatan usaha tersebut wajib sesuai dengan KBLI 2017 atau versi terbaru dan bisa diakses melaui website resminya, yaitu OSS.

Jangka Waktu Perseroan Terbatas

Jangka waktu harus ditentukan dalam kegiatan usaha yang dilakukan. Jika berencana menentukan jangka waktu lama yang belum pasti, laporan jangka waktu bisa ditulis dengan ‘Tidak Ditentukan’.

Besaran Modal

Wajib menulis berapa besaran modal awal dan modal yang disetor secara terperinci. Maksudnya, penulisan disertai dengan nominal modal, nilai saham per lembar, persentase modal yang disetor dan atas nama siapa modal tersebut disetor.

Saham

Mencantumkan detail mengenai semua hal yang berkaitan dengan saham, termasuk surat saham, pengganti surat saham, dan siapa pemegangnya serta pengalihan hak dari saham tersebut. Penjabaran harus dilakukan secara spesifik dan detail sampai kedalam hal teknisnya

Struktur Perusahaan

Dalam hal Perseroan Terbatas, struktur yang dimaksud yaitu anggota Direksi, Dewan Komisaris dan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). Laporan yang ditulis harus detail dan jelas, meliputi berapa jumlah direksi dan Komisaris, syarat pengangkatan serta pemberhentiannya, serta prosedur bagaimana menjalankannya.

Baca Juga : Teknik dan Strategi Pemasaran yang Efektif

Begitu juga dengan RUPS yang harus dilaporkan secara mendetail. Umumnya meliputi kapan dan dalam kondisi apa RUPS dilakukan, siapa yang berhak memanggil, siapa saja pesertanya hingga apa saja yang akan dibahas nantinya.

Pemanfaatan Laba dan Dividen

Laba dan dividen juga harus ditulis jelas dalam pengajuan anggaran dasar perseroan terbatas. Hal-hal yang meliputi laba dan dividen yaitu prosedur pembagian, besaran yang diterima masing-masing pemegang saham, dan apa tindakan yang dilakukan ketika dividen tidak diambil pemegang saham.

Perubahan Anggaran Dasar PT

Dalam UU yang berkaitan dengan perseroan terbatas, perubahan anggaran dasar sudah ditetapkan sesuai ketentuan yang berlaku. Dalam hal ini pihak PT hanya menyesuaikan sesuai dengan kebutuhan dari perusahan yang dioperasikan.

Pembubaran dan Likuidasi

Syarat terakhir yaitu mencantumkan secara detail mengenai semua hal yang terkait dengan pembubaran dan likuidasi. Jika perusahaan sedang pailit, siapa kurator yang berhak menyetujui proses tersebut juga harus jelas.

Informasi Terbaru

Syarat diatas merupakan hal yang harus tercantum, bisa dikatakan sebagai syarat minimal. Sebagian perusahaan juga menambahkan poin lain yang dirasa cukup penting, asalkan tidak bertentangan dengan UU tentang Perseroan Terbatas.

Perubahan Anggaran Dasar Perseroan Terbatas

Anggaran dasar perseroan terbatas tidak bersifat mutlak, artinya suatu saat bisa dirubah sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Akan tetapi perubahan tersebut tidak meliputi semua hal yang berkaitan dengan anggaran dasar. Hanya beberapa saja yang harus melalui persetujuan KEMENKUMHAM.

  • Perubahan nama dan lokasi PT.
  • Perubahan maksud dan tujuan.
  • Perubahan jangka waktu.
  • Perubahan besaran modal.
  • Perubahan modal yang disetor.
  • Perubahan status PT.

Penutup

Perubahan selain yang tersebut diatas bisa saja terjadi dengan syarat mendapat persetujuan Menteri. Perubahan anggaran dasar perseroan terbatas berlaku sejak disetujui dan ditetapkan menteri terkait dan dinyatakan dalam akta notaris.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button